Selasa, 06 November 2012

6 Karakter Unik Pikiran


1.   Memiliki Prioritas

Pikiran tak beda dengan gagasan. Tapi apapun informasi yang masuk ke dalam otak kita, tidak sepenuhnya diterima oleh otak lho.. pikiran menyaring semua informasi terlebih dahulu yang dianggap penting untuk disimpan. Ketika Anda menonton sebuah film, misalnya, apakah anda akan mengingat semua bagian atau adegan dalam film tersebut? Tentu tidak. Anda hanya akan mengingat adegan yang lucu, yang anda sukai atau adegan yang mengaduk-aduk emosi anda. Informasi yang dianggap tidak penting, informasi tersebut cenderung akan dibuang, diabaikan, atau tidak diingat kembali.

2.   Berada di Masa Lalu

Karena peran "penyimpannya", pikiran cenderung berorientasikan masa lalu. Tentu saja karena memori-memori yang ada adalah produk masa lalu apakah itu masa kecil, masa sekolah. Karena itu, jika ada informasi baru yang masuk, akan dibandingkan dengan memori-memori yang telah ada.

3.   Tidak Kenal Ruang dan Waktu

William James, seorang psikolog dari Universitas Harvard, mengatakan, "Manusia dengan pikirannya bisa menjelajahi setiap tempat di dunia ini dengan kecepatan yang sama sekali tidak terduga. Hal itu menyebabkan aneka perasaan ada dalam pikirannya"
Pikiran bisa membawa anda ke masa lalu. Buktinya? Coba anda pikirkan kembali ketika orang yang anda sayangi dulu memutuskan anda. Anda akan merasakan sakit hati yang anda rasakan dulu.

4.   Tidak Bisa Hilang Namun Dapat Diganti/Diubah

Anda pasti memiliki pengalaman pahit di masa lalu. Sekuat apapun anda mencoba melupakannya, anda tak akan pernah mampu melakukannya. Karena itu, banyak orang yang sulit melupakan masa lalu yang biasanya terwujud dalam bentuk dendam atau sakit hati yang teramat dalam.
Namun bukan berarti ketika anda tidak menyukai seseorang karena dia membosankan, anda akan terus memandang dia orang yang membosankan. Karena, ketika suatu hari dia berubah menjadi orang yang pandai melucu, anda akan langsung menganggap dia orang yang lucu.

5.   Tidak Bisa Membedakan Kenyataan dan Khayalan

Ketika kita selesai menonton film horror, anda pasti membayangkan sesosok hantu atau monster menyeramkan yang akan menyergap anda ketika malam tiba atau hari sudaah gelap. Karena itu, jika anda baru saja menonton filh horror dan saat itu lampu di rumah anda mati, pasti akan langsung terbayang sesosok monster yang seram siap menyerang anda seakan-akan monster itu benar-benar ada. Bagi anda, bayangan sesosok hantu atau monster tersebut tampak nyata meskipun anda tak pernah menyaksikannya dalam kehidupan nyata. Sekedar info, orang yang terkena penyakit jiwa adalah orang yang terjebak dengan pikirannya sendiri. Mereka tak bisa membedakan antara khayalan dan kenyataan, karena itu mereka sering berhalusinasi.

6.   Membangun Kenyataan Hidupnya yang Terakhir

Akal membangun pikiran diatas pengalaman dan kenyataan terakhir. Maksudnya, kejadian dan kenyataan terakhirlah yang akan diyakini akal sehingga penting sekali untuk selalu memfokuskan akal anda pada kenyataan positif. Contoh, anda punya seorang pacar yang baik. Ketika anda bertemu dengannya, dia memberikan makanan hasil dari masakannya sendiri dan ternyata enak. Besok, hari setelah besok anda akan mengingat semua kebaikannya/kelebihannya seperti dia cantik, baik, wangi, karena anda juga mempunyai pikiran yang baik juga terhadapnya bahwa dia pintar memasak. Tapi ketika anda mempunyai janji dengannya dan dia tidak menepati, anda akan marah. Seketika anda akan teringat juga akan kejelekan-kejelakan yang dia punya karena pikiran anda sekarang sedang memberikan informasi yang buruk tentang dia.